Tingkatan, Bidang-bidang dan Prinsip-prinsip Manajemen.
Disusun Oleh :
Tuti Alawiyah
NIM :
11802010081

Abstrak
Abstrak memuat uraian singkat mengenai pentingnya mempelajari ilmu Dasar-dasar Manajemen, karena kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Dalam penulisan artikel ini tujuan penulisannya yaitu untuk memenuhi syarat tugas mandiri mata kuliah Dasar-dasar Manajemen. Metode atau sistematika yang digunakan dalam tugas ini meliputi pendahuluan, isi pembahasan, dan kesimpulan. Dengan disertai buku referensi yang ada di RPS.

I.        Pendahuluan

A.   Latar belakang
Di era modern ini kita tidak pernah terlepas dari yang namanya manajemen. Dari Konsep Dasar Manajemen  sebetulnya sama usianya dengan kehidupan manusia, mengapa demikian? Karena,  pada dasarnya manusia dalam kehidupan sehari-harinya tidak bisa terlepas dari prinsip-prinsip Manajemen, baik langsung maupun tidak langsung, baik disadari ataupun tidak disadari. Untuk menjadi seorang manajer yang baik kita sebagai pelajar harus mempelajari dan memahami manajemen dari tingkatan manajemen, bagian-bagian manajemen, dan sampai prinsip-prinsip manajemen. Dengan itu kita akan menjadi manajer yang baik.

B.    Rumusan masalah
1)    Apa saja tingkatan manajemen ? 
2)   Apa saja Bidang-bidang manajemen
3)   Apa saja Prinsip-prinsip manajemen ?

II.        Isi pembahasan
1.     Tingkatan manajemen
Berikut ini adalah 3 tingkatan manajemen.
a.  Manajemen Tingkat Atas (Top Level Management)
Manajemen Tingkat Atas atau sering disebut dengan Top Management (Manajemen Puncak) atau Executives (Eksekutif) adalah Manajer-manajer yang bertanggung jawab atas kinerja manajemen organisasi secara keseluruhan. Mereka memegang jabatan-jabatan seperti CEO (Chief Executive Officer), CFO (Chief Financial Officer), COO (Chief Operational Officer), Presiden Direktur, Wakil Presiden Direktur, Direktur Utama dan lain sebagainya. Manajer-manajer yang berada di tingkatan manajemen tingkat atas ini memiliki tanggung jawab, otoritas dan wewenang maksimum dalam mengendalikan organisasi atau perusahaannya.
Beberapa fungsi utama Manajer yang berada di manajemen tingkat atas ini diantaranya adalah sebagai berikut :
1.     Menentukan Tujuan Perusahaan – Manajemen tingkat atas ini merumuskan tujuan utama organisasinya, dapat berupa tujuan jangka panjang maupun tujuan jangka pendeknya.
2.    Mengorganisir kegiatan dan pekerjaan yang akan dilakukan oleh manajer-manajer di tingkat menengah.
3.    Bertanggung jawab atas kelangsungan dan pertumbuhan hidup organisasi/perusahaan.

b.  Manajemen Tingkat Menengah (Middle Level Management)
Manajemen Tingkat Menengah atau Middle Level Management adalah manajer yang berada di bawah Manajer tingkat atas. Mereka biasanya memegang jabatan dengan nama jabatannya seperti General Manager, Plant Manager, Factory Manager, Regional Manager ataupun Division Manager.
Adapun fungsi dan Manajer di Manajemen Tingkat Menengah ini diantaranya :
1.     Mengorganisir kegiatan departemennya untuk melaksanakan rencana dan kebijakan yang telah ditetapkan.
2.    Memotivasi karyawannya untuk melakukan yang terbaik untuk departemennya. Misalnya menawarkan berbagai insentif dan tunjangan kepada karyawannya sehingga termotivasi dan melakukan yang terbaik agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan.
3.    Melaksanakan rencana yang disusun oleh Manajemen tingkat atas.
c.   Manajemen Tingkat Pertama (First Level Management)
Manajemen Tingkat Pertama atau disebut juga dengan First Level Management  atau First Line Management adalah Manajemen yang bertanggung jawab atas operasional atau pekerjaan harian para karyawan dalam menghasilkan suatu produk atau layanan.
Beberapa fungsi Manajemen tingkat pertama ini sebagai berikut :
1.     Menyediakan lingkungan kerja yang sehat and aman untuk para karyawan operasional.
2.    Membantu manajemen tingkat menengah untuk merekrut dan menyeleksi pekerja yang sesuai untuk jabatan yang dibutuhkan.
3.    Berkomunikasi dengan karyawan dan mendengarkan saran-saran karyawan serta mendorong para pekerja untuk mengambil inisiatif.
4.    Bertanggung jawab untuk meningkatkan moral karyawan dan membangkitkan semangat kerja dalam tim.
2.    Bidang bidang Manajemen
Penerapan manajemen disesuaikan dengan bidang kerja yang ada dalam organisasi atau badan usaha. Bidang-bidang tersebut diantaranya :
a)    Manajemen Perkantoran (Office Management)
Menurut William Leffingwell & Edwin Robinson manajemen perkantoran dapat didefinisikan sebagai perencanaan dan pengorganisasian pekerjaan perkantoran serta penggerakan agar mencapai tujuan yang telah ditentukan.
b)   Manajemen Produksi (Production Management)
Manajemen produksi adalah kegiatan untuk mengatur penggunaan sumber daya organisasi dalam rangka menciptakan kegunaan suatu barang dan jasa.
c)    Manajemen Keuangan (Financial Management)
Manajemen keuangan berhubungan dengan kaitan tanggung jawab, penggunaan maupun pengelolaan dana organisasi secara efisien.
d)   Manajemen Pemasaran (Marketing Management)
Manajemen pemasaran merupakan proses perencanaan penetapan produk, harga, promosi barang dan jasa yang terjadi pertukaran untuk memenuhi tujuan organisasi. Dalam manajemen pemasaran terdapat empat hal pokok yang akan menjamin keberhasilan dalam memasarkan produk, diantaranya ; produk (product), harga (price), dan tempat (place).
e)   Manajemen Personalia Atau Manajemen Sumber Daya Manusia (Human Resources Management)
Manajemen SDM adalah kegiatan perencanaan dan pengarahan semua pekerjaan yang mencakup pegawai dan berlatih atau mengorganisir pelayanan mereka.
f)    Manajemen Administrasi Dan Akuntansi (Accounting Management)
Manajemen akuntansi adalah cara mengajukan informasi mengenai administrasi sehingga dapat membantu manajemen dalam menentukan kebijakan operasional suatu organisasi atau usaha.

3.    Pinsip-prinsip Manajemen
a)    Prinsip Manajemen Berdasarkan Sasaran
Manajemen berdasarkan sasaran atau Management By Objective (MBO) pertama kali dipopulerkan sebagai pendekatan terhadap perencanaan. Kunci utama mbo adalah partisipasi dan komunikasi dalam penetapan tujuan. John  R schermenhorn dalam nanang Fattah (2004:33) berpendapat bahwa pada dasarnya organisasi mempunyai tujuan resmi yang disebut tujuan operasi.
b)   Prinsip Manajemen Berdasarkan Orang (Management By Human)
Manajamen berdasarkan orang merupakan suatu konsep manajemen modern yang menterkaitkan dimensi perilaku dan komponen system dalam kaitan dengan pengembangan organisasi. Salah satu upaya yang paling penting adalah dengan mengembangkan SDM dengan diimbangi pengembangan organisasi.
c)    Prinsip Manajemen Berdasrkan Informasi
System Informasi Manajemen (Management Information System/MIS) yaitu suatu system yang menyedian informasi untuk manajer secara teratur. System ada karena dari berbagai tekanan untuk mengembangkan informasi dan lingkungan. Informasi adalah data yang telah diolah dan dianalisis melalui suatu cara sehingga menjadi berarti.

III.        Kesimpulan
Dari beberapa penjelasan di atas saya dapat mengambil sebuah kesimpulan bahwa .
Yang Pertama
Tingkatan Manajemen ada 3 tingkatan diantaranya yaitu ; Manajemen Tingkat Atas (Top Level Management) Manajemen Tingkat Atas atau sering disebut dengan Top Management (Manajemen Puncak), Manajemen Tingkat Menengah (Middle Level Management), Manajemen Tingkat Pertama (First Level Management).
Yang Kedua
Bidang-bidang manajemen diantaranya ; Manajemen Perkantoran (Office Management), Manajemen Produksi (Production Management),  Manajemen Keuangan (Financial Management), Manajemen Pemasaran (Marketing Management),  Manajemen Personalia Atau Manajemen Sumber Daya Manusia (Human Resources Management), Manajemen Administrasi Dan Akuntansi (Accounting Management)
Yang Ketiga
Pinsip-prinsip manajemen, diantaranya ; Prinsip Manajemen Berdasarkan Sasaran, Prinsip Manajemen Berdasarkan Orang (Management By Human), Prinsip Manajemen Berdasrkan Informasi.

IV.        Daftar pustaka
1.  Badrudin, (2013). Dasar-dasar Manajemen. Bandung: Alfabeta.
2.    Hasibuan, Malayu, Manajemen= Dasar, Pengertian dan Masalah, (PT Bumi Aksara: Jakarta), 2005.
4.    Copyright © 2018 | Powered By Team Pelajaran.Co.Id

Komentar